Kritik Terhadap Industri Pertambangan Dibungkam,DPM FH USN Kolaka Alihkan Isu Dengan Narasi Nasional
Kolaka Sulawesi Tenggara – bidikhukumnews.com
Polemik mencuat di kalangan mahasiswa Universitas SembilanBelas november kolaka setelah Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Hukum (FH) Usn kolaka diduga mencoba membungkam kritik Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) terkait isu eksploitasi tambang di Kab. Kolaka (29 Agustus 2025)
BEM USN Kolaka sebelumnya menyuarakan sikap tegas terhadap aktivitas pertambangan yang dinilai merusak Infrastruktur Jalan dan lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat umum.
Ketua Badan eksekutif mahasiswa Universitas sembilanbelas november kolaka, irfandi, menegaskan alih-alih memperkuat suara mahasiswa terhadap isu lokal, DPM justru merespons dengan kritik tajam terhadap lembaga eksekutif.
Dalam pernyataannya, DPM menyebut bahwa BEM terlalu “aktif” dalam mengangkat isu tambang tanpa mempertimbangkan kompleksitas kebijakan nasional.
DPM bahkan membandingkan sikap BEM dengan ketegangan Isu nasional yang dianggap lebih krusial.
“Kami menduga adanya upaya pengaburan isu dan keberpihakan DPM FH terhadap corporat. Ketika kami mengkritisi tambang yang ada di Kabupaten kolaka, DPM justru membawa narasi nasional dan menyudutkan gerakan kami.
Ini bentuk pembelokan isu yang disengaja,” ujar Irfandi ,Ketua BEM Universitas sembilanbela november kolaka.
Kritik BEM terhadap tambang menuai perhatian setelah mereka merilis berita mengenai kerusakan jalan yang di sebabkan oleh salah satu industri dan perusahaan tambang dan menggelar aksi Demonstrasi.
Namun setelahnya, DPM FH mengeluarkan pernyataan yang kami anggap sebagai bentuk provokasi yang tidak mempunyai bobot sama sekali.
Langkah DPM FH USN Kolaka tersebut memicu reaksi keras dari berbagai mahasiswa. Mereka menilai DPM FH gagal menjalankan peran representatifnya dan justru menjadi alat provokasi dalam gerakan mahasiswa bahkan kami nilai DPM pro terhadap Corporat pemilik modal dan tidak pro terhadap rakyat kab.kolaka khususnya.
serta hilangnya keberpihakan terhadap Isu-isu lingkungan yang nyata.”ujarnya.
kami BEM USN Kolaka menyatakan akan tetap melanjutkan advokasi terhadap isu tambang dan tidak akan gentar dengan siapa pun yang berupaya melakukan pembungkaman terhadap gerakan kami.
Kami juga menyerukan evaluasi terhadap sikap DPM FH yang dinilai telah menyalahgunakan otoritasnya untuk membungkam kritik alih-alih memperkuat suara mahasiswa.
Reporter: Kaperwil Sultra-Mulyadi Ansan







