Oknum Mengaku Kepala Desa Dawuan Barat Diduga Bekingi Aktivitas Penyimpangan BBM Solar Bersubsidi SPBU dan Ancam Bakar Mobil Wartawan

-bidikhukumnews.com- Karwang. 17 Mei 2024. “Saya Kades Dawuan di sini, Belum Tahu Bagaimana Dawuan, saya hitung sampai 5 (lima) kalau tidak keluar dari sini saya bakar mobil ini”, ancam oknum yang mengaku Kades Dawuan Kepada wartawan “JG” dan rekan”
Peristiwa Intimidasi dan Pengancaman Wartawan Kembali Terjadi, Kali ini terjadi dan di alami oleh Wartawan media online PERISTIWANews.COM inisial JG dan saya i.l media bidik hukum 4 orang rekan yang sedang melakukan kagiatan liputan berita dan menemukan aktivitas mencurigakan kendaraan Truk Box Nopol. B 9972 UCE Diduga sedang melakukan pengisian Penyimpangan BBM Solar Bersubsidi di SPBU 34.41307, Jalan A. Yani No.105, Dawuan Barat, Cikampek Karawang
Awal peristiwa kejadian korban JG dan enam rekan wartawan inisial BRS, SS, DB, RS, IL MN, sedang melakukan kegiatan liputan berita secara bersama – sama di seputar Karawang dengan mengendarai kendaraan Avanza Nopol. B 1306 FZW, Sekitar pukul 19.30 WIB JG dan rekan sedang istirahat makan malam di warung pecel lele yang membuka lapak dagangan tepat di seberang jalan depan SPBU 34.41307, Jalan A. Yani No.105, Dawuan Barat, Cikampek Karawang, saat duduk memesan makanan JG dan Rekan melihat aktivitas mencurigakan kendaraan Truk Box Nopol. B 9972 UCE Diduga sedang melakukan pengisian Penyimpangan BBM Solar Bersubsidi di SPBU 34.41307, Jalan A. Yani No.105, Dawuan Barat, Cikampek Karawang, melihat kejadian mencurigakan tersebut rekan JG, empat orang wartawan inisial BRS, DD, SS,IL mendatangi Truk Box yang sedang melakukan pengisian BB Solar Bersubsidi di SPBU dan langsung mengkonfirmasi kepada Sopir Truk Box , “BSR bertanya kepada sopir truk Bok, “kalian isi Solar ya Main Solar ya, ia Pak sopir Truk Box mengakui”. Lalu BRS mencabut kunci dari stir Truk Box untuk mencegah mobil Truk Box lari atau kabur, setelah bicara dengan sopir BRS memberikan konci Truk Box kepada sopir dan meminta agar mobil Ttruk Box di parkiran di area SPBU.
Kemudian setelah itu, Sopir Truk Box menelpon seseorang bernama CARMIN yang di duga Koordinator atau penanggungjawab Truk Bok, dan melaporkan kejadian ada wartawan yang mengetahui dan meliput Pengambilan BBM Solar Bersubsidi di SPBU, dan CARMIN berbicara Via HP milik Sopir Truk Box dengan BRS, meminta BRS menunggu dia “SARMIN” akan datang ke TKP di SPBU.
Saat menunggu kedatangan CARMIN, rekan wartawan inisial “MN” yang telah selesai makan di warung pecel lele datang bergabung di TKP SPBU. Setelah menunggu hampir 30 menit CARMIN belum juga datang, BRS meminta JG yang sudah selesai makan di pecat lele untuk ke TKP di SPBU. sesaat kemudian JG dan SS datang ke SPBU dengan kendaraan Avanza Nopol. B 1306 FZW yang sebelumnya mobil Avanza di parkir di dekat warung pecel lele.
Mobil Avanza yang ke kemudikan JG parkir di area SPBU dekat Truk Box yang tadi melakukan pengisian Penyimpangan BBM Solar Bersubsidi.
BRS meminta JG dan SS untuk menunggu CARMIN yang belum juga datang, sementara BRS, DD, SS, LS bergantian makan di warung pecel lele menu yang sudah di pesan sebelum nya.
Saat BRS, DD, SS, LS sedang makan rekan sopir Truk Box datang menghampiri BRS di warung Pecel Lele dan memberitahukan ada yang datang di SPBU, dan BRS segera menuju ke SPBU saat tiba di SPBU, BRS melihat sudah ada sekelompok orang lebih kurang 20 dua puluh orang mengepung JG yang posisinya di dalam mobil dan SS posisi di luar menghadapi kerumunan, sebelum BRS tiba di SPBU rupanya sudah terjadi keributan antara JG, SS dengan kelompok orang yang mengepung yang di pimpin oleh seseorang yang mengaku Kepala Desa Dawuan Barat.
Sementara itu Korban JG menjelaskan, dia diminta BRS untuk menunggu kedatangan CARMIN, dan saat sedang menunggu kedatangan SARMIN tiba – tiba datang sekitar 3 orang yang tidak dikenal dengan mengendarai 2 sepedah motor, datang dengan kecang dan hampir terjatuh saat berhenti, seseorang langsung turun dan berteriak sambil menunjuk nunjuk ke arah Korban JG, “kamu yang mengambil kunci ya”.
Kabiro Bekasi Raya
Ita Lestari






