Secangkir Kopi dan catatan unik CEO PT. BUKU DOSA, Soemarno Adi Kusuma (Om No ) Rawat Keakraban Bersama Anggota Polres Touna, Praktisi Hukum dan Wartawan
TOUNA – bidikhukumnews.com Kehadiran Warung Kopi PT. Buku Dosa di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una (Touna) kini menjadi buah bibir yang menghangatkan suasana.
Di balik nama usahanya yang unik dan menggelitik, warung kopi ini telah menjelma menjadi tempat berkumpul favorit, ruang diskusi, sekaligus oase bagi para anggota Polres Touna, Aparatur Sipil Negara (ASN), Praktisi Hukum hingga para wartawan media lokal.
Sosok di balik populernya tempat ini adalah Soemarno Adi Kusuma. Sang CEO yang akrab disapa dengan panggilan penuh kehangatan, “Om No”, dinilai sangat berjasa dalam membangun kedekatan antar-elemen masyarakat dan aparat di Touna. Menu Sederhana, Berjuta Cerita Warung Kopi PT. Buku Dosa menyajikan berbagai macam menu merakyat yang siap memanjakan lidah para pengunjung.
Mulai dari varian minuman seperti Kopi Susu yang legit, Kopi Hitam yang pekat, Teh Hangat yang menenangkan, hingga aneka ragam Minuman Dingin yang menyegarkan di kala cuaca terik.
Tidak hanya minuman, warung ini juga menyediakan menu pelengkap khas seperti Telur Setengah Matang, Mie Kua, Mie Goreng, Kacang, dan Kerupuk. Kombinasi menu yang sederhana namun disajikan dengan ramah ini membuat siapa saja betah menghabiskan waktu berjam-jam untuk sekadar melepas penat atau berdiskusi memecahkan masalah harian.
Tradisi “Buku Dosa” yang Bikin Kangen
Ada satu keunikan yang menjadi ciri khas dan daya tarik utama dari warung kopi milik Soemarno Adi Kusuma ini. Setiap kali pengunjung selesai menikmati secangkir kopi hangat atau hidangan lainnya, sang CEO dengan gaya khasnya akan langsung beraksi.
Bukan “dosa” dalam arti yang sesungguhnya, melainkan lembaran buku catatan bon atau utang bagi para pelanggan setianya. Sambil mengumbar senyum lebar penuh kebahagiaan, Om No akan mencatat dan memasukkan daftar pesanan tersebut ke dalam sebuah buku yang mereka sebut secara jenaka sebagai “Buku Dosa“.
“Tradisi unik inilah yang justru mempererat keakraban kami. Om No itu sosok yang luar biasa, beliau selalu melayani kami dengan penuh senyum dan kebahagiaan, walau tahu ujung-ujungnya masuk Buku Dosa,” ujar salah satu wartawan yang kerap mangkal di lokasi tersebut.
Ruang Sinergitas Tanpa Sekat
Bagi anggota Polres Touna dan ASN setempat, Warung Kopi PT. BUKU DOSA bukan sekadar tempat mengisi perut. Tempat ini telah bertransformasi menjadi ruang komunikasi informal yang efektif. Di meja-meja kayu warung ini, polisi, pegawai pemerintah, dan kuli tinta duduk setara tanpa ada sekat formalitas, saling bertukar informasi demi kemajuan daerah Tojo Una-Una.
Dedikasi Om No dalam menyediakan tempat yang nyaman, pelayanan yang tulus, serta kelonggaran “Buku Dosa” miliknya diakui telah banyak membantu aktivitas harian para mitra kerja tersebut. Di sinilah sinergitas nyata antara aparat keamanan, pelayan publik, dan pers tercipta dalam secangkir kopi hangat.
Reporter: Kabiro Touna (YN. Ladehu)






