Mirisss…!!! Negara Sudah merdeka Hak Anak Masih Dirampas Di SMK Teknika Cisaat

Bidikhukumnews.com// Sukabumi – Dua tugas negara yang paling pokok satu mensejahtarakan bangsa, dua mencerdaskan anak bangsa dalam pendidikan agar rakyat indonesi makmur sejahtra, namun hal itu tidak dirasakan oleh beberapa murid SMK Teknika, Cisaat,sukabumi, Jawabarat yang mana murid tersebut setelah menjalani pendidikan hingga lulus tidak merasakan hasil karna ijazah yang diharapkan tidak diberikan oleh sekolah tersebut,andaipun ada kewajiban administrasi yang belum diselasaikan itu merupakan kewajiban orang tua,kalau ijazah itu milik anak, jangan sampai ditahan.

 

Padahal wagub Jabar UU Ruzhanul Ulum Saat kunjungan kesalah satu sekolah,Sudah menghimbau tidak boleh ada penahanan Ijazah murid, Negri maupun swasta,karna ijasah milik anak yang harus dimanfaatkan untuk mencari kerja,namun himbauan tersebut tidak dindahkan oleh SMK teknika cisaat.

salah satu orang tua wali murid berinisial S mengatakan kepada awak media. “Saya sudah empat kali datang kesekolah untuk meminta ijazah namun tidak ada jawaban yang pasti, saya juga sadar masih punya tunggakan, juga saya datang kesekolah meminta kebijakan, untuk bayar sisa administrasi, yang tadinya 12 juta lima ratus, saya bayar 4 juta sisa 8500,000.terus saya bawa lagi 2000.000. memohon agar ijazah diberikan dan sisa siap dicicil dengan pejanjian apa saja, tetap saja tidak ada teloransi,harus tetap dibayar lunas.” Ucap S orang tua murid

 

 

Saat awak media mendampingi S orang tua murid mendatangi sekolah rabu (9/11/2023) bertemu dengan wakepsek, asep sobana. Ia mengatakan saya sudah berusaha bicara dengan kepsek terkait ijazah, namun kepsek tidak memberikan, coba saja bapak ketemu dengan kepsek nanti saya fasilitasi untuk bertemu langsung, tak lama wakepsek masuk keruangan kepsek namun apa yang diharapkan sangat mengecewakan, kepsek tidak mau bertemu, dengan alasan ada rapat, padahal baru beres rapat, seolah alergi dengan orang tua wali murid.

Menggali informasi sosok kepsek diluar sekolah, ada yang mengatakan jangankan sekelas bapak, bapak kepala yayasan sendiri kalau ada keperluan tidak ada respon, padahal yang punya yayasannya baik orangnya, tidak seperti kepsek sekarang dengan nada ketus, menurut info diluar

Alangkah mirisnya kalau dunia pendidikan masih menahan ijazah dan tidak ada teloransi kepada orang tua murid yang berniat baik, ini harus menjadi pekerjaan rumah disdik, sukabumi, disdik jabar, jangan sampai himbauan wagub jabar menjadi koar koar kosong belaka, juga jangan sampai ada kesan Negara sudah merdeka hak anak masih dirampas, dengan hasil sekolah yang diharapkan tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Reporter . Azza
Redaktur . Silvani oktavia

bidikhukumnews.com