BEM Fakultas Hukum USN Kolaka Siapkan Dialog Publik Menyongsong Pemilu 2029, Hadirkan Seluruh Elemen Strategis Daerah

Kolaka, Sulawesi Tenggarabidikhukumnews.com

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka tengah mempersiapkan pelaksanaan Dialog Publik bertajuk “Membaca Arah Demokrasi Indonesia Menuju Pemilu 2029.”

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang diskusi terbuka yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas arah demokrasi Indonesia menjelang pesta demokrasi nasional tahun 2029.

Forum tersebut akan melibatkan unsur Pemerintah Daerah, DPRD Kabupaten Kolaka, KPU, Bawaslu, Partai Politik, Forkopimda, akademisi, media, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta mahasiswa dalam satu meja dialog guna memperkuat sinergi dan partisipasi publik dalam menjaga kualitas demokrasi. Tema ini sejalan dengan meningkatnya perhatian berbagai pihak terhadap penguatan ruang dialog antara pemerintah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat sipil.

Ketua BEM Fakultas Hukum USN Kolaka, Sucianti Ramadhani menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum akademik, melainkan wadah untuk membangun kesadaran politik masyarakat melalui dialog yang konstruktif, objektif, dan berbasis gagasan.

“Pemilu 2029 harus dipersiapkan sejak sekarang melalui penguatan literasi demokrasi, kolaborasi antarlembaga, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kami ingin menghadirkan ruang dialog yang terbuka agar berbagai perspektif dapat bertemu dalam satu forum demi memperkuat kualitas demokrasi Indonesia.” Ujar Sucianti Ramadhani

Melalui kegiatan ini, BEM Fakultas Hukum USN Kolaka berharap lahir berbagai rekomendasi, gagasan, dan komitmen bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu 2029 yang demokratis, berintegritas, transparan, dan berkeadilan.

Dengan mengusung semangat “Satu Meja, Satu Forum, dan Satu Pertanyaan Besar: Ke Mana Arah Demokrasi Indonesia Akan Dibawa?”, dialog publik ini diharapkan menjadi momentum memperkuat budaya demokrasi sekaligus menegaskan peran mahasiswa sebagai jembatan antara masyarakat, pemerintah, dan penyelenggara pemilu dalam mengawal masa depan demokrasi Indonesia.

Reporter: Kaperwil Sultra-Mulyadi Ansan